Ide Kemasan Produk Ramah Lingkungan, Mudah Dicari!

Kemasan produk ramah lingkungan ini menjadi tren baru di kalangan pengusaha

Setelah satu tahun ini mulai belajar mengurangi sampah plastik dengan membawa kantong belanja sendiri setiap pergi kemanapun, aku juga mulai beralih untuk memilih kemasan produk yang ramah lingkungan. Selain bisa minim plastik, tetapi dengan memilih produk yang bisa terurai membuatku bisa mengurangi beban mental untuk jaga lingkungan.

Sebenarnya aku memulai untuk membawa wadah saat membeli jajan baru bulan Ramadan lalu. Saat memutuskan untuk ngabuburit di pasar takjil, aku berpikir ingin mencoba membawa wadah sendiri dari rumah. Bukan hal mudah untuk yang pertama kali, namun setidaknya aku sudah mulai berani mencoba.

Pilihan jajanan takjil kala itu adalah risol mayo dan es degan. Sebenarnya ingin beli jajanan pasar yang banyak dijual di beberapa lapak, namun ketika melihat tiap jajanan sudah dibungkus plastik, aku mengurungkan niat saja. Kalau pun jadi beli, lebih memilih jajanan yang memakai bungkus daun pisang seperti nagasari atau lemper.

Kemasan produk yang ramah lingkungan sebenarnya harus mulai dibiasakan oleh setiap individu, karena selain untuk menjaga lingkungan dan alam sekitar, tetapi juga untuk menjaga kesehatan. Apa hubungannya dengan kesehatan, ya? Ya, dengan memakai kemasan ramah lingkungan, lebih sedikit bahkan tidak ada kandungan zat kimianya, contohnya saja daun pisang.

Kemasan Produk Ramah Lingkungan Adalah

Memulai memilih kemasan produk ramah lingkungan atau yang biasa disebut eco friendly jadi kebiasaan yang ingin kumulai tahun ini. Ternyata kemasan yang dipakai dengan mempertimbangkan masalah lingkungan, dapat menjadi cara mengurangi limbah pabrik kemasan yang sekali pakai dibuang.

Kemasan Produk ramah lingkungan adalah wadah atau kemasan yang menggunakan bahan mudah terurai di tanah, bisa dikompos dan didaur ulang, serta kandungannya tidak berbahaya bagi lingkungan maupun manusia. Sebenarnya ada berbagai pilihan wadah yang ecofriendly, bahkan bisa menjadi tren dan karakter sebuah produk itu sendiri.

Pentingnya Memilih Kemasan Produk Ramah Lingkungan

Alasan harus pilih kemasan produk ramah lingkungan

Pemilihan kemasan ramah lingkungan dapat menjadi cara untuk mengurangi dampah buruk lingkungan, tak hanya bentuknyanya saja, tapi hingga bahan dasar pembuatan juga harus dipertimbangkan untuk membantu mengurangi potensi polusi.

Kemasan eco-friendly memiiki peran penting dalam gaya hidup berkelanjutan, tak hanya berdampak baik buat alam sekitar, nyatanya kini juga menjadi tren baru dengan kemasan alami. Tren kemasan go green justru memberikan kesan menarik dan estetik, sehingga terkadang malah dicari konsumen.

Apalagi dengan kemasan tersebut terkadang justru mendatangkan pelanggan baru yang mengenal produk kiita karena unik dan berbeda dari competitor. Jadi buat para pemilik usaha yang masih bingung untuk memulai kemasan ramah lingkungan, jangan khawatir rugi karena kemasan yang mahal, ya.

Ciri-ciri Kemasan Ramah Lingkungan

Dilansir dari kumparan.com, kemasan ramah lingkungan terdiri dari berbagai jenis diantaranya:

  1. Kemasan Daur Ulang
  2. Kemasan Biodegradable
  3. Kemasan Tanpa Plastik
  4. Kemasan Berbasis Sumber Energi Terbarukan
  5. Kemasan yang Minimalis
  6. Kemasan dengan Mengurangi Penggunaan Energi dan Air

Contoh Kemasan Ramah Lingkungan

Iniah contoh kemasan ramah lingkungan bisa kita jumpai

Penggunaan kemasan ramah lingkingan kini tak hanya bisa mengurangi dampak buruk lingkungan, namun bisa juga menjadi tren dan sebuah ciri produk di pasaran. Beberapa contoh kemasan ramah lingkungan diantaranaya:

Daun

Tak hanya mudah terurai, pemakaian daun sebagai kemasan makanan ternyata bisa menambah kelezatan masakan, loh. Apalagi aroma yang dihasilkan dari daun bisa bikin rasa makanan makin lezat. Daun yang biasa kutemui untuk dijadikan kemasan makanan seperti daun pisang, dan daun jati. Biasanya untuk mengemas tempe, lontong, atau jajanan pasar seperti nagasari, lemper, dan lain-lain.

Kardus

Kardus dinilai lebih ramah lingkungan karena mudah terurai secara alami. Selain bisa dibentuk sesuai produk atau custom, kardus yang bentuknya simple dan estetik bisa menjadi daya tarik tersendiri buat konsumen. Apalagi kardus bekas kemasan bisa dipakai lagi untuk keperluan lain, kan.

Kanvas

Pemakaian kanvas sebagai tas juga merupakan kemasan ramah lingkungan dan fashionable, apalagi bisa dipakai berulangkali, dan awet karena tidak gampang rusak.

Food Container

Saat ini banyak produk makanan yang memilih menggunakan food container, meskipun terbuat dari plastik tapi kemasan ini lebih ramah lingkungan karena dapat dipakai berulangkali.

Bambu

Bambu menjadi pilihan untuk mengemas produk makanan yang ramah lingkungan menggantikan plastik atau styrefoam. Tak hanya mudah terurai dan tidak mengandung zat berbahaya, pemakaian bamboo juga jadi kemasan yang estetik untuk sebuah produk seperti tas anyam, piring anyaman, besek, dan lain-lain.

Kertas Cokelat atau Paper Bag

Pemakaian kertas cokelat jadi salat satu pilihan kemasan ramah lingkungan dan artistic. Kemasan kertas cokelat biasanya digunakan untuk membungkus roti, fashion, dan lain-lain.

UMKM yang Menerapkan Kemasan Eco Friendly

Saat ini sudah banyak masyarakat yang peduli tentang isu lingkungan, karena beberapa waktu banyak sekali kampanye terkait pemanasan global yang sudah berubah menjadi pendidihan global efek beberapa buan lalu suhu panas ekstrem benar-benar terjadi. Masyarakat mulai peduli tentang cara mengurangi efek perubahan iklim, salah satunya menggunakan produk dan memilih kemasan ramah lingkungan.

Kemasan ramah lingkungan selain dapat didaur ulang, juga mengurangi sampah kemasan pabrik yang tak bisa terurai. Berikut ini beberapa usaha yang elah bergerak untuk memulai kemasan eco-friendly dilansir dari laman Kemenparekraf.

Ada Evoware yang merupakan perusahaa starupdi bidang pengelolaan sampah, ada Evani Eco, dan Plepah.

Kesimpulan

Itulah pengertian dan contoh kemasan produk ramah lingkungan yang bisa kita dapatkan. Oh ya, kalian juga bisa memanfaatkan produk kemasan untuk didaur ulang kembali, loh. Next bakal kutulis “Produk Ramah Lingkungan dari Barang Bekas”. Tungguin, ya.

41 Comments

  1. Paling suka kemasan kertas cokelat sih, karena alasan bahannya mudah terurai. Terlihat berkelas gitu. Daun sih memang produk ramah lingkungan. Tapi engga kuat disimpen & hanya cocok buat bungkus makanan.
    Ditunggu artikel berikutnya nih produk ramah lingkungan dari barang bekas.

    • Iya sih. Daun umumnya hanya sekali pakai saja. Setelahnya, daun akan rusak dan tidak bisa dipakai lagi.

      Kalau di desa biasanya kemasan makanan dibungkusnya pakai daun. Baik itu daun pisang atau daun jati.

      • wah bisa jd pilihan nih buat yg mau bisnis, biar lebih sehat buat lingkungan ya.. ternyata banyak pilihannya jg, gak cuma daun. daun jg sekarang mahal ya kalo diperkotaan, karena jarang yg tanam

  2. Jadi inget, beberapa pekan lalu baru aja ngasih gift buat temen yg nikah. Jadi, set cangkir kayu dkk, plus kemasan yang juga eco friendly. Ini bisa jadi peluang juga sih buat UMKM, supaya lebih melek go green.

  3. lebih keren malah ya kemasan yang ramah lingkungan. sayangnya seringkali para pembuat lemper misalnya. masih saja melapisi lempernya dengan plastik lagi. entah kenapa mereka begitu ya. apa karena takut dibilang ndeso? padahal pakai daun saja sudah cukup

  4. makanya saya suka senang banget kalau nemu video tutorialnya bikin wadah makanan dari daun atau kertas nasi. itu bisa dipraktikkan buat bekal anak atau bikin kemasan untuk makanan jika ada acara.
    membanggakan deh pas melihatnya banyak disukai orang lain.

  5. Dengan sedikit kreativitas dan usaha, kamu bisa menemukan kemasan produk yang ramah lingkungan dan mudah dicari. Menggunakan kemasan ramah lingkungan tidak hanya baik untuk lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan citra brandmu di mata konsumen yang peduli terhadap kelestarian alam.

  6. Baca tentang kemasan ramah lingkungan aku jadi teringat momen idul adha. Sekarang pembagian daging juga sudah mulai memperhatikan limbah lingkungan ya mbak. Kemasannya menggunakan wadah dari bambu, sudah tidak lagi plastik yang bisa mencemari lingkungan. Sayangnya baru beberapa daerah saja yang mulai menerapkannya. Semoga lebih banyak lagi yang aware masalah kemasan ramah lingkungan ya, terlihat sepele namun sangat berdampak bagi lingkungan.

    • Di sini baru ada kue yg dibungkus daun pisang. oh yaa baru ingat kalau nasi campur juga bisa dibungkus daun jati ya. lebih ramah lingkungan dan mengeluarkan aroma khas sehingga lebih sedap juga rasanya.

  7. dukung untuk ramah lingkungan udah hampir merata ya, walau memang masih terdapatnya penggunaan plastik sekali pakai. namun bila hal ini terus kita terapkan, maka ketergantungan dengan plastik bisa berkurang

  8. Geliat kemasan ramah lingkungan baiknya juga diimbangi dengan kesadaran untuk mendaur ulang ya.. Jadi minim sampah karena masih bisa menggunakan ulang kemasan tersebut 🙂

  9. Nah ini, food container dari plastik. Nggak sedikit lho yang menolak memakai food container begitu dengan alasan itu terbuat dari plastik, jadi nggak ramah lingkungan. Padahal, food container plastik itu bisa dipakai berkali-kali, jadi mengurangi sampah lingkungan.

  10. Jujur sekarang produk ramah lingkungan gini juga akhirnya kesimpen dan numpuk di lemari :(( soalnya tiap belanja tuh kadang suka lupa bawa kantong ya ujung2nya beli tas lagi, numpuk deh! hahaha kemana2 keknya harus bawa paperbag ini aku

  11. aku disini cari daun susah pol, apalagi bambu. Padahal penggunaan daun untuk bungkus makanan saja juga bisa menambah cita rasa makanan tersebut. disamping itu jelas ini ramah lingkungan

  12. Sudah saatnya mulai mengubah kebiasaaan membungkus makanan atau minuman menggunakan bahan yang bisa daur ulang ya atau eco friendly. Banyak cara kok untuk menyelematkan lingkungan dari kerusakan. Campaign go green juga sepertinya sudah mulai banyak ditemui ya. Kalo saya lebih suka kemasan kertas warna cokelat. Keliatan lebih unik dan vintage gitu…

  13. Saya termasuk UMKM dan setuju dengan kemasan eco friendly. Cuma ada beberapa kondisi yang jadi kendala misalnya kalau musim hujan kemasan kertas akan hancur dan kalau makanan berkuah ditempatkan dalam kardus sudah pasti ambyar. Semoga nanti ada solusi yang baik.

  14. Buat saya, makanan yang terbungkus dengan daun (daun pisang, daun jati, dll) itu rasanya lebih alami dan memiliki aroma yang khas. Sayangnya sekarang daun susah didapat, kalaupun ada harganya tidak murah.

  15. Dulu bikin hantaran penganten/pengajian di kampung selalu pake daun krn murah meriah dan mudah didapat. Namun skrg krn harga daun jati udh menggila, dan nggak semua rumah punya daun pisang, jadi berubah deh ke food container.

    Selain harganya sudah lebih murah, pemakaian lbih praktis krn bs dipake utk hal lain selepas acara. Jadi lbh ramah lingkungan tuh. Selain krn bisa didaur ulang ya.

  16. Bungkus ramah lingkungan yang paling aku suka tuh daun pisang! Soalnya kalau makanan yang dibungkus pakai daun pisan wanginya tuh beda dan rasanya juga meningkat 10000%. Wkwk

  17. Suka banget kalau makanan dibungkus di daun pisang. Selain bikin cita rasa tambah enak juga ramah lingkungan

    Selain itu, pakai kardus yang mudah terurai. Sehingga tidak ada penumpukan sampah yang mengakibatkan makin banyaknya karbon-karbon.

  18. Tiba-tiba saja menemukan nama Nagasari di deretan contoh makanan yang dibungkus dengan daun tuh, langsung bikin kepengen makan deh. Pembungkus makanan dari daun gini, misalnya saja daun pisang, paling ngefek deh buat bikin si menunya jadi terasa makin yummy. Beli nasi bakar juga biasanya digulung pakai daun pisang kan ya. Asal jangan dipakaikan steples aja di bungkusnya. Kalau nggak jeli, suka bikin bahaya.

    • Asli tuh kalau beli nasi bakar yang dibungkus daun pisang rasanya lebih otentik dan lebih nikmat. Jadi ada bonus ya kalau kita pakai kemasan produk yang ramah lingkungan kaya daun pisang ini

  19. Alhamdulillah sekarang kalau kaya ke Alfamart gitu suka ditawarin sama Mbak Kasirnya mau pakai kantong atau kemasan produk ramah lingkungan ga katanya? dan kita pilih paper bag kalau belanjanya tidak terlalu banyak atau berat

  20. makin ke sini makin lebih aware ya, salah satunya sama produk-produk yang lebih ramah lingkungan. tapi sampai sekarang aku juga masih suka bacakan pakai daun pisang gitu, lebih efisien juga

  21. Seneng banget karena saat ini semakin banyak pemilik usaha yang memerhatikan secara detail mengenai kemasan produknya. Dan gak hanya UMKM, tapi juga pemilik usaha industri retail juga mulai beralih ke kardus untuk tetap memberikan konsumen sebuah pilihan yang ramah lingkungan untuk membawa belanjaan jika lupa membawa tas sendiri.

  22. setuju banget kak, kalau pengemasan makanan pake daun pisang itu, selain ramah lingkungan karena berbahan organik dari alam, daun pisang bikin aroma makanan yang dihasilkan dari daun bisa bikin rasa makanan makin lezat.

  23. sekarang banyak UMKM yang bikin kemasan ramah lingkungan. artinya makin banyak UKM yang aware sama lingkungan. aku suka nih yg bungkus daun. hehe

  24. kemasan produk sekarang memang sudah semakin banyak kembali apda kemasan yang ramah lingkungan. sepertisebentar lagi di musim qurban, biasanya banyak yang menggunakan besek dan daun sebagai packing daging qurban

  25. Saya paling sering pake kertas coklat, kalau lagi di rumah mertua pake daun pisang soalnya deket kebun rumahnya jadi banyak daun pisang.

  26. Emang kita yang harus peduli sama lingkungan. Kalau ada opsi yang ramah lingkungan sudah seharusnya dipilih. Jangan sampai kita wariskan lingkungan buruk ke anak cucu kita.

  27. Paling suka makanan dibungkus daun. Walau kesannya jadul ternyata bermanfaat dalam pelestarian lingkungan hidup. misal beli lemper kan pakai daun pisang tuh. Tapi sayang banget sekarang lemper sudah banyak yang dibungkus sama replika daun pisang

  28. Ternyata banyak banget pilihan kemasan yang nggak cuma keren tapi juga baik buat bumi. Dari daun pisang sampai kardus, semuanya bisa bikin produk kita lebih menarik tanpa merusak lingkungan. Plus, keren juga ada UMKM yang mulai pakai kemasan eco-friendly, jadi makin semangat buat mulai juga nih.

  29. Otakku semakin berpikir liar, kalau membahas mengenai produk ramah lingkungan. Moga makin konsisten dan benar-benar konsisten untuk mengurangi dunia semakin panas ya. Misal para penjual online bisa menerapkan teori ini, keren deh. Jadi minim plastik. Packingnya, pakai bahan ber daur ulang saja

  30. aku belakangan ini sering pakai daun pisang mbaa buat bungkus bekal untuk dibawa ke kantor.. awalnya memang ribet karna harus adaptasi sama proses bungkus nasinya.. tapi lama-lama enjoy tuh karena udah terbiasa.. Nasi bekel yang dibungkus daun pisang itu punya harum tersendiri lho mbaa dan ajaibnya malah nambah nafsu makanku..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *